Rabu, 23 Mei 2012

cara membuat ROBOT LINE TRACER



Proses pembuatan robot line tracer
1.    Pembuatan PCB :
-    proses pentablonan PCB
·       Proses pelarutan PCB
·       Proses engeboran & finising
2.    Perakitan Komponen:
·       Pendataan & pengukuran komponen
·       Penyolderan
·       Menguji hasil rakitan
3.    Pengerjaan Mekanik:
·       Pengerjaan motor geer box
·       Pengerjaan acrylic (body) mekanik
·       Perakitan robot


Proses Penyablonan
·    Gosok Pcb dengan kain besi (stiwool) yang mudah didapat di toko bangunan
·    Setelah menggosok PCB sampai besih, usahakan janagan sampai PCB terkena jari tangan karena akan menimbulakan bekas jari tangan yang akan mengotori PCb, peganglah PCB pada bagian pinggir/tepinya.
·    Kemudian taruh mika/ kertas film yang sudah ada lay outnya diatas PCb yang sudah dibersihkan.
·    Setrikalah kertas film yang telah terpasang diatas PCb.
·    Usahakan memegang setengah bagian ya g akan disetrika agar saat disetrika kertas film tidak bergeser.
·    Cara menyetrika yaitu dengan menekan setrika dan menggosok”kan setrika jangan sampai setrika pada posisi tetap (diam) diatas kertas film.
·    Setrikalah minimal sebanyak 5 kali agar hasilnya lebih sempurna da setiap kali penyetrikaan dilakukan selama 1 menit.
·    Setiap kali selesai penyetrikaan selama 1 menit tadi, diahar mendinginkan PCb terlebih dahulu
·    Setelah melakukan beberapa kali penyetrikaan lihatah jika kertas film belum tampak buram maka lakukan enetrikaan kembali, dan jika kertas film sudah tampak buram maka kertas film siap dileas dari PCB. Dengan cacatan tunggulah PCB dingin terlebih dahulu.
·    Jika telahmengelupas kertas film apabila kurang bagus (lay out kurang tebal) maka bisa dilakukan penebalan mengunakan spidol permanen.
·    Jika melakukan penebalan usahakan menggambar dengan searah agar spidol pertama tidak terhapus

Proses Pelarutn PCB:
·       Bahan 1. Wadah (bak)
            2. air
            3. feryclorida
·       campurkan feryclorida dengan perbandigan 1 bungkus feryclorida (1 ons) banding air 40ml
·       tunggu hingga feryclorida larut dengan air.
·       Setelah larut masukkan PCB kedalam larutan feryclorida
·       Usahakan PCB dilarutkan satu persatu (bergantian), bisapun dilakukan bersamaan jika PCB yang lain dipegang’i atau bisa di plaster agar saat proses pelarutan (saat bak digoyang”kan) PCb tidak saling menggores jalur lay out PCB yang lainnya.
·       Sambil bak digoyang”kan sesesaat lihatlah PCB, apakah PCB sudaah larut atau belum (larut sebagian).
·       Jika PCB masih belum larut, larutkan kembali PCB hingga benar” telah larut dan hanya tersisa jalur la outnya saja.
·       Jika PCb sudah larut maka cuci PCB dengan air bersih.
·       Setelahnyakeringkan PCB yag telah dicuci denga menggunakan serbet.
·       Sesudah itu hapus spidol pada jalur lay out dengan menggunakan kain besi hingga spdol benar” telah hilang.

Proses Pengeboran dan Finishing
-Pengeboran untuk penempatan kaki” komponen menggunkan matabor dengan ukuran 1 mm.
- Pengeboran untuk kaki speaser (dudukan PCb) menggunakan matabor dengan ukuran 3mm.
-  lakukan pengeboran secara perlahan (tidak terburu”) agar hasil pengeboran bagusdan dapat meminimalisir patahnya mata bor.
- setelah PCB selesai dibor langkah selanjutnya gosok kembali PCB dengan kain besi
- setelah digosok menggunakan kain besi dan benar” sudah bersih maka berilah larutan anti karat agar  jika PCB disimpan dalam jangka waktu panjang PCb tidak akan berkarat.   
          Larutan anti karat : arpus : tinner A special = 1 ons : ¼ liter
Larutan tidak terlalu encer dan tidak terlalu kekentalan
· Setelah diberi larutan anti karat, jemur PCB hingga benar” telah kering (proses pengeringan kurang lebih 1 hari)

TABEL DAFTAR KOMPONEN
ROBOT LINE TRACER.

NO
NAMA KOMPONEN
NILAI
NILAI HASIL PENGUKURAN
KONDISI
JUMLAH
1
Speacer pendek


baik
3

Speacer panjang


baik
4
2
Knop saklar


baik
1

saklar


baik
1
3
 Soket IC 14 pin


baik
1

IC


Baik
1
4
Soket konector (5 pin)


Baik
2

Soket konector (2 pin)


baik
3
5
Motor


baik
2
6
Foto dioda


baik
2
7
LED besar


baik
1

Sedang


baik
2

Kecil:
1.merah
2.hijau


baik
(1.) 3
(2.) 2
8
Resistor
560 ohm 5%


22k 5%
330 ohm 5%
1k 5%
560 ohm 5%
550 ohm 5%
540 ohm 5%
22k ohm 5%
320 ohm 5%
1k ohm 5%
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
1
2
5
2
2
5

Trimpot(Variabel resistor/VR)
50k ohm

baik
2
9
Transistor
C9013

baik
8
10
Sepatu konector


baik
16
11
Soket batrai


baik
1
12
Mainan penser


baik
1

Transistor

Mengecek baik atau buruknya transistor .
·         Range paling bagus X10 ohm atau X100 ohm.
ð  Jika menggunakan range X1 ohm arus terlalu besar.
ð  Jika menggunakan range X k ohm arus terlalu kecil.
·         Basis selalu dapat polaritas (+/-) dari tes LED.

EXTAL

MErupakan pembangkit frekuensi Yng konstan / tetap (jika pada fisik tertukis 5 Hz maka outputnya tetap 5 Hz)

            Nilai dalam bentuk fisk komponen
-       VR ( variable resistor) =ex: 503=50000 OHM
-       KAPASITOR = ex: 823= 82000 pF
Batas minimal kapasitas kapasitor adalah 100nF
Perbedaan kapasitor dengan kondensator yaitu
-       Kondensator digunakan pada tegangan DC
-       Kapasitro digunakan pada tegangan AC.

Tata cara perakitan robot line tracer
1. komponen pertama yang dipasang di PCB harus komponen yang kedudukannya mepet dengan PCB contohnya resistor, soket, saklar, LED, Conektor,IC. Dibiasakan didahulukan komponen pasif.           
o  Penyolderan resistor dilakukan satu kaki dahulu, setelah itu lihat resistor apakah padda posisi pas (tidak melenceng), setelah resistor pas posisinya maka langsung solder lagi kaki yang satunya da usahakan langsung memotong kaki resistor agar tidak menghalangi penyolderan selanjutnya. Catatan : usahakan saat menekuk kaki resistor menggunkan tang lancip agar tekukan bersudut 90° dan usahakan kaki resistor lurus keatas PCB agar tidak terjadi kesalahan penyolderan saat melepas kaki komponen, lay out PCB tidak terkelupas.
o  Penyolderan kondensator harus diberi sisa kaki komponen antara 4-5 mm agar jika terjadi pemasangan kondensator yang berpolaritas atas kurang besar volt nya saat meletus tidak meletus pada bagian atas tetapi akan meletus pada bagian karet yang ada dibawah kondensator.
o  Penyolderan IC
Lakukan penyolderan sudut IC disolder terlebih dahulu kaki pertama dan kaki terakhir IC, setelah itu lihatlah IC apakah sudah pas posisinya(tidak melenceng) jika sudah pas lakukan penyolderan IC selanjutna dengan teknik sigsak agar panas saat menyolder tidak mengumpul pada satu titik saja karena itu dapat merusak komponen IC terutama komponen aktif contoh transistor

o   Teknik Menyoder
-     Tunggu solder apakah solder telah panas apa belum, cara mengeceknya masukkan ujung solder ke pasta solder, jika asap sudah mengepul maka cobalah menempelkan timah pada ujung solder, jika sudah leleh maka solder sudah panas dan siap digunakan.
-     Sudut menyolder yang baik adalah antara 35°-45°.
-     Saat menyolder letakkan ujung solder pada sudut kaki komponen dan PAD PCB, agar saat menyolder tangan tidak bergetar, setelah itu pasangkan timah dibalik kaki komponen (tidak diujung kompoen) agar panasnya merata dan timah akan mengisi PAD lay out pada PCB dan pasangkan timah dikaki komponen agar hasil penyolderan tidak melembung.


Gambar komponen
1. speacer  pendek                                      2.Motor /dinamo









3. variable resistor (VR)                  4. Sepatu conektor




5. resistor                                           6. LED ukuran 10mm




7. foto diode                                      8. Speacer panjang




9. knop saklar                                   10. transistor










11. tempat baterai                            12. Conektor 5 pin                           13. Conektor 2 pin






14. soketIC  & IC                                                      15. saklar














gambar rangkaian menyusul....!

1 komentar: